Kamis, 04 Agustus 2011

PERCOBAAN TEKANAN BEBAS (UNCONFINED COMPRESSION TEST)


PERCOBAAN TEKANAN BEBAS

(UNCONFINED COMPRESSION TEST)

2.1 MAKSUD PERCOBAAN
  1. Untuk menentukan kuat tekan bebas tanah kohesif. Pemeriksaan kuat tekan bebas dapat dilakukan pada tanah asli atau contoh tanah padat buatan.
2.       Kuat tekan rencana adalah besarnya tekanan axial (kg/cm2) yang diperlukan untuk menentukan sesuatu silinder tanah sampai pecah atau besarnya tekanan yang memberikan perpendekan tanah sebesar 20 % sampai dengan perpendekan 20 % tersebut tidak pecah.

2.2 ALAT-ALAT YANG DIPERLUKAN
  1. Pesawat Unconfined Compression.
  2. Tabung cetak belah.
  3. Alat pengeluar contah tanah dari tabung contoh.
  4. Timbangan dengan ketelitian 0.1 gram.
  5. Stopwatch.
  6. Alat-alat pemeriksaan kadar air.

2.3 PERSIAPAN BENDA UJI
  1. Contoh tanah yang diperiksa adalah contoh asli yang diambil dari tabung contoh  yang diameternya sesuai dengan diameter silinder asli benda uji.
  2. Keluarkan contoh tanah dari tabung dengan alat pengeluar contoh (extruder) didorong masuk cetakan contoh belah.
  3. Potong benda uji, letakkan bagian bawah dan atasnya kemudian keluarkan dari cetakan.
  4. Ukur diameter dan tinggi benda uji.

2.4 PELAKSANAAN PERCOBAAN
  1. Benda uji yang akan ditempatkan diselidiki pada alat tekan, berdiri vertical dan simetris pada plat dasar alat. Putar handle sehingga plat atas menyentuh benda uji.
  2. Atur arloji ukur pada beban dan arloji pengukur regangan pada pembacaaan nol tepat pada saat tanah mulai tertekan.
  3. Putar hendle, dengan kecepatan sekitar 30 putaran dalam satu unit (satu putaran dalam 2 detik). Pembacaan pada proving ring dilakukan tiap ½ menit dan 1 menit.
  4. Perobaaan terus dilakukan sampai dapat pembacaan proving ring yang konstan dari pada pembacaan berikutnya kembali menurun seta kelihatan tanah mulai retak.
  5. Kadar air pada benda uji diperiksa.
  6. Buat sket dan catatan perubahan bentuk benda uji, ukur sudut kemiringan benda retak.

2.5 RUMUR-RUMUS
  1. Regangan axial pada pembebanan yang dibaca.
    Dimana :         = Pemendekan tinggi benda uji (cm)
      Lo = Tinggi benda uji semula (cm)
  1. Luas rata-rata benda uji koreksi akibat pemendekan.
 Dimana :         Ao = Luas penampang benda uji mula-mula
                 *  =  Regangan
  1. Tekanan axial yang bekerja benda uji pada setiap pembebanan
     Dimana : P = Gaya beban yang bekerja yang dihitung dari   .
              pembacaan arloji ukur cincin
      A = Luas penampang tanah.



















KESIMPULAN

  1. Dalam menentukan tekan bebas tanah kohesif maka percobaan tekan bebas dapat dilakukan pada tanah asli atau contoh tanah buatan.
  2. Kuat tekan adalah besarnya tekanan bebas axial (kg/cm2) yang diperlukan untuk menentukan suatu silinder tanah sampai pecah atau besarnya tekanan yang memberikan perpendekan 20 % tanah tidak pecah, didapat qu = 0,14 kg/cm2 didapat dari puncak tekanan maksimum dan pada regangan sebesar  10,56  %.

SARAN

Hendaknya dalam melakukan percobaan tekanan bebas (UCS) dilakukan dengan sungguh-sungguh dan teliti, baik pada waktu pengamatan, pengoperasian dan pencatatan serta hitungan, Sehingga setelah melakukan percobaan ini dapat mengerti dan memahami maksud dan tujuan dilakukan percobaan ini dan juga menghasilkan data-data dan analisa perhitungan yang akurat.
  

2 komentar: